"You can close your eyes to the things you don't want to see, but you can't close your heart to the things you don't want to feel." - Johnny Depp

Kamis, 25 April 2013

Kelangsungan Hidup Manusia dengan IA & Teknologi



Masih dengan tugas IAD saya, ilmu alamiah dan teknologi yang sudah saya jelaskan pengertian, peranan dan dampaknya., kini saya akan membahasnya berhubungan dengan kelangsungan hidup manusia.

Kita ketahui bahwa sebagian besar kehidupan manusia tergantung pada teknologi. Perkembangan IPTEK memang mempermudah pekerjaan manusia. Pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik kini telah dimudahkan oleh kecanggihan teknologi. Kemajuan teknologi benar-benar telah kita rasakan dapat memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.

Namun, semakin bertambahnya hari dan semakin berkembangnya teknologi, menimbulkan suatu kekhawatiran bahwa sumber daya alam yang digunakan untuk menjalankan teknologi itu semakin lama akan semakin habis. Padahal kelangsungan kehidupan umat manusia sangat tergantung pada teknologi. Sekarang ini para pakar teknologi mulai memikirkan sumber daya alam alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk menjalankan teknologi yang semakin canggih.

Sumber daya alam alternatif ini cukup banyak, diantaranya energi matahari, energi panas bumi, energi angin, energi pasang surut, energi biogas, dan energi biomassa. Energi-energi tersebut dianggap dapat menggantikan peran sumber daya alam yang berasal dari fosil (seperti minyak bumi, gas bumi, dan batubara). 

Pencarian sumber daya alam nonkonvensional yang hangat pada saat ini ialah pemanfaatan energi matahari,energi panas,energi angin,dan energi biogas.
Pemilihan sumber energi tersebut tentu saja alasan yang kuat,yaitu dapat digunakan dalam skala besar serta agar dapat mengganti minyak bumi dan batu bara.sumber energi yang dipakai itu tidak boleh menghasilkan polutan yang banyak ,bahkan bila mungkin tidak menghasilkan polutan.



ENERGI MATAHARI



Energi matahari merupakan energi yang utama bagi kehidupan di bumi ini. Berbagai jenis energi,baik yang terbarukan maupun tak-terbarukan merupakan bentuk turunan dari energi ini baik secara langsung maupun tidak langsung.

Berikut ini adalah beberapa bentuk energi yang merupakan turunan dari energi matahari misalnya:

  • Energi angin yang timbul akibat adanya perbedaan suhu dan tekanan satu tempat dengan tempat lain sebagai efek energi panas matahari.
  • Energi air karena adanya siklus hidrologi akibat dari energi panas matahari yang mengenai bumi.
  • Energi biomassa karena adanya fotositensis dari tumbuhan yang notabene menggunakan energi matahari.
  • Energi gelombang laut yang muncul akibat energi angin.
  • Energi fosil yang merupakan bentuk lain dari energi biomassa yang telah mengalami proses selama berjuta-juta tahun.

Selain itu energi panas matahari juga berperan penting dalam menjaga kehidupan di bumi ini. Tanpa adanya energi panas dari matahari maka seluruh kehidupan di muka bumi ini pasti akan musnah karena permukaan bumi akan sangat dingin dan tidak ada makhluk yang sanggup hidup di bumi.

Energi Panas Matahari sebagai Energi Alternatif 

Energi panas matahari merupakan salah satu energi yang potensial untuk dikelola dan dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber cadangan energi terutama bagi negara-negara yang terletak di khatulistiwa termasuk indonesia, dimana matahari bersinar sepanjang tahun. Dapat dilihat dari gambar di atas bahwa energi matahari yang tersedia adalah sebesar 81.000  Terra Watt sedangkan yang dimanfaatkan masih sangat sedikit.
Ada beberapa cara pemanfaatan energi panas matahari yaitu :
1.      Pemanasan ruangan
2.      Penerangan ruangan
3.      Kompor matahari
4.      Pengeringan hasil pertanian
5.      Distilasi air kotor
6.      Pemanasan air
7.      Pembangkitan listrik



ENERGI PANAS BUMI

Energi panas bumi adalah energi yang diekstraksi dari panas yang tersimpan di dalam bumi. Energi panas bumi ini berasal
dari aktivitas tektonik di dalam bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. Panas ini juga berasal dari panas matahari yang diserap oleh permukaan bumi. Energi ini telah dipergunakan untuk memanaskan (ruangan ketika musim dingin atau air). Sejak peradaban Romawi, namun sekarang lebih populer untuk menghasilkan energi listrik. Sekitar 10 Giga Watt pembangkit listrik tenaga panas bumi telah dipasang di seluruh dunia pada tahun 2007,dan menyumbang sekitar 0.3% total energi listrik dunia.

Energi panas bumi cukup ekonomis dan ramah lingkungan, namun terbatas hanya pada dekat area perbatasan lapisan tektonik. Pembangkit listrik tenaga panas bumi hanya dapat dibangun di sekitar lempeng tektonik di mana temperatur tinggi dari sumber panas bumi tersedia di dekat permukaan. Pengembangan dan penyempurnaan dalam teknologi pengeboran dan ekstraksi telah memperluas jangkauan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi dari lempeng tektonik terdekat. Efisiensi termal dari pembangkit listrik tenaga panas bumi cenderung rendah karena fluida panas bumi berada pada tempertur yang lebih rendah dibandingkian dengan uap atau air mendidih. Berdasarkan hukum termodinamika, rendahnya temperatur membatasi efisiensi dari mesin kalor dalam mengambil energi selama menghasilkan listrik. Sisa panas terbuang, kecuali jika bisa dimanfaatkan secara lokal dan langsung, misalnya untuknpemanas ruangan. Efisiensi sistem tidak mempengaruhi biaya lokal operasional seperti pembangkit listrik tenaga bahan bakar fosil.


ENERGI ANGIN

Udara yang bergerak disebut angin dan dapat terjadi perbedaan tekanan disuatu tempat dengan tempat yang lain.
Orang dahulu sebenarnya telah menggunakan energi angin itu, misalnya untuk menggerakan perahu layar sehingga terjadilah penjelajahan laut dari satu negara ke negara lain. Bangsa belanda dulu terkenal dengan penggunaan kinjcir-kincir angin untuk menggerakanh pompa-pompa air guna mendapatkan air bersih di beberapa kampung.

Energi angin dapat dimanfaatkan untuk diubah menjadi tangkap (oleh baling-baling atau katakan lah rotor bersayap). Pasang surut menggerakan air dalam jumlah besar setiap harinya,dan pemanfaatanya dapat menghasilkan energi dalam jumlah yang cukup besar. Dalam sehari bisa terjadi hingga duankali siklus pasang surut. Oleh karena waktu siklus bisa diperkirakan 9kurang lebih setiap 12,5 jam sekali), suplai listriknya pun relatif lebih dapat diandalkan daripada pembangkit listrik bertenaga ombak.

Pada dasarnya ada dua metodologi untuk memanfaatkan energi pasang surut.

1.      Dam pasang surut
Cara ini serupa seperti pembangkit listrik secara hidro-elektrik yang terdapat di dam/waduk penampungan air bersih. Hanya saja, dam yang dibangun untuk memanfaatkan siklus pasang surut jauh lebih besar dari pada dam air sungai pada umumnya. Dam ini biasanya dibangun di muara sungai dimana terjadi pertemuan antara air sungai dengan air laut. Ketika ombak masuki atau keluar (terjadi pasang atau surut), air mengalir melalui terowongan yang terdapat di dam.

Kekurangan terbesar dari pembangkit listrik tanpa tenaga pasang surut adalah mereka hanya dapat menghasilkan listrik selama ombak mengalir masuk (pasang) ataupun mengalir keluar (surut), yang terjadi hanya selama kurang lebih 10 jam per harinya. Namun, karena waktu operasinya dapat diperkirakan, maka ketika PLTPs tidak aktif, dapat digunakan pembangkit listrik hanya untuk sementara waktu hingga terjadi pasang surut lagi.

2.     Turbin lepas pantai (offshore turbines)
        Pilihan lainya menggunakan turbin lepas pantai yang lebih menyerupai pembangkit listrik tenaga angin versi bawah laut. Keunggulanya dibandingkan metode pertama yaitu: lebih murah biaya instalasinya, dampak lingkungan yang relatif lebih kecil dari pada pembangunan dam, dan persyaratan lokasinya pun lebih mudah sehingga dapat dipasang di lebih banyak tempat. 

Berikut ini disajikan secara ringkas kelebihan dan kekurangan dari pembangkit tenaga pasang surut:
  • Setelah dibangun, energi pasang surut dapat diperoleh secara gratis.
  • Tidak menghasilkan gas rumah kaca ataupun limbah lainya.
  • Tidakn membutuhkan bahab bakar.
  • Biaya operasi rendah.
  • Produksi listrik stabil.
  • Pasang surut air laut dapat diprediksi.
  • Turbin lepas pantai memiliki biaya instalasi rendah dan tidak
  • menimbulkan dampak lingkungan yang besar.

Kekurangan:              
  • Sebuah dam yang menutupi muara sungai memiliki biaya
  • Pembangunan yang sangat mahal,dan meliputi area yang sangat luas sehingga merubah ekosistem lingkingan baik ke arah hulu maupun hilir hingga berkilo-kilometer.
  • Hanya dapat mensuplai energin kurang lebih 10 juam setiap harinya,ketika ombak lingkungan yang besar.



ENERGI BIOGAS

Biogas adalah gas yang dihasilkan dari sisa-sisa makhluk yang diuraikan oleh mikroba melalaui proses penguraian.sebagai bahan dasar proses penguraian adalah sisa makhluk berupa sampah pertanian,yaitu batang pohon jagung,jerami.sisa amplas kelapa,atau tumbuhan lain sebagai bahan yang mengandung mikroba pengurai digunakan kotoran sapi. Kemudian, kedua bahan itu dapat dipotong-potong. Proses diaduk agar berjalan optimal pada suhu 35 derajat sampai 37 derajat celcius. Adukan itu tidak boleh bersifat asam, juga tidak bele bersifat basah,tapi harus netral.


ENERGI BIOMASSA

Dalam sektor energi, biomassa merujuk pada bahan biologis yang hidup atau baru mati yang dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar. Biomassa dapat digunakan secara langsung maupun tidak langsung. Dalam penggunaan tidak langsung, biomassa diolah menjadi bahan bakar. Contohnya, kelapa sawit yang diolah terlebih dahulu menjadi biodiesel untuk kemudian digunakan sebagai bahan bakar.

Sebelum mengenal bahan bakar fossil, manusia sudah menggunakan biomassa sebagai sumber energi. Misalnya dengan memakai kayu atau kotoran hewan untuk menyalakan api unggun. Sejak manusia beralih pada minyak, gas bumi atau batu bara untuk menghasilkan tenaga, penggunaan biomassa tergeser dari kehidupan manusia. Namun, persediaan bahan bakar fossil sangat terbatas;. Para ilmuwan amemperkirakan dalam hitungan tahun persediaan minyak dunia akan terkuras habis.

Biomassa dari Bahan Baku Pangan
Gandum,tebu dan jagung adalah contoh bahan pangan yang juga dapat diolah menjadi energi dari biomassa. Energi tersebut tergolong energi ramah lingkungan yang bahan dasarnya disediakan alam. Namun, penggunaan energi biomassa kadang membawa dampak sampingan yang tidak diinginkan. Salah satunya adalah naiknya harga bahan baku pangan.


Sumber:


0 who talk about:

Posting Komentar

Labels

1PA03 (10) 2PA05 (4) cinta (2) cowo (3) Favorit (1) Gundar (17) Homemade (1) Kampus (14) kesel (1) Kuliah (15) Resep (1) satnite (1) sendiri (3) Softskill (15) Tugas (15)